[Lanjutan] Update Data Demografi Warga Kelurahan Sukorame Tahun 2024-2025: Menuju Sukorame Semakin Berdaya


[Sukorame, Kota Kediri] – Pemerintah Kelurahan Sukorame terus berkomitmen mewujudkan transparansi dan keterbukaan informasi publik, salah satunya melalui pembaruan data demografi warga. Melalui rilis Data Agregat Kependudukan Tahun 2024–2025, tergambar secara jelas dinamika penduduk Kelurahan Sukorame yang meliputi komposisi jenis kelamin, keragaman agama, hingga tingkat pendidikan. Hingga Semester II Tahun 2025, tercatat total penduduk Kelurahan Sukorame mencapai 8.480 jiwa. Berikut adalah rincian profil kependudukan Kelurahan Sukorame: 
 
4. Profil Pekerjaan Warga: Dinamika Ekonomi dan Produktivitas

Struktur mata pencaharian penduduk Kelurahan Sukorame menunjukkan karakteristik wilayah yang didominasi oleh kalangan terpelajar serta sektor jasa dan produktif yang berkembang dengan baik.

  • Pelajar/Mahasiswa: 1.858 jiwa (21,91%) – Merupakan kelompok terbesar dalam struktur pekerjaan di Sukorame.
  • Bidang Jasa (Guru, Dosen, PNS, Tenaga Kesehatan, dll): 1.310 jiwa (15,45%).
  • Sektor Produktif (Petani, Buruh, Pedagang, Sopir, Karyawan, Mekanik, dll): 1.014 jiwa (11,95%).
  • Tidak/Belum Bekerja & Mengurus Rumah Tangga: Tercatat masing-masing sebanyak 1.558 jiwa (18,37%) dan 1.278 jiwa (15,07%).

Jumlah penduduk bekerja di Kelurahan Sukorame secara keseluruhan mencatatkan tren positif dengan adanya peningkatan sebesar 154 jiwa (1,85%) jika dibandingkan dengan Semester I Tahun 2025. Dinamika ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang terus bergerak ke arah yang lebih produktif dan mandiri.
 
5. Demografi Berdasarkan Kelompok Usia: Potensi Besar Usia Produktif

Kelurahan Sukorame memiliki fondasi demografi yang sangat kuat untuk mendukung pembangunan daerah, karena mayoritas penduduknya berada pada usia kerja aktif.

  • Usia Produktif (15–64 Tahun): 5.745 jiwa (67,76%) – Mendominasi secara mutlak total populasi kelurahan.
  • Usia Anak-Anak (0–14 Tahun): 1.632 jiwa (19,27%).
  • Usia Lanjut / Lansia (65 Tahun ke Atas): 1.103 jiwa (12,97%).

Rentang usia 40–44 tahun menjadi kelompok umur terbesar di wilayah kami dengan jumlah mencapai 754 jiwa (8,89%). Didukung dengan angka Rasio Jenis Kelamin sebesar 98,3 (Laki-laki per 100 Perempuan), struktur data ini menjadi acuan penting bagi pemerintah kelurahan dalam merumuskan strategi pemberdayaan pemuda serta penyediaan layanan sosial dan kesehatan yang responsif bagi anak maupun lansia.
 
6. Status Hubungan Dalam Keluarga: Fondasi Ketahanan Keluarga

Data hubungan dalam rumah tangga mencerminkan eratnya pola sosial masyarakat Sukorame, di mana pilar utamanya bersumber dari keharmonisan keluarga inti.

  • Kepala Keluarga: Tercatat sebanyak 3.040 jiwa (35,91%).
  • Anak: 3.416 jiwa (31,65%) – Menjadi persentase terbesar dalam struktur hubungan keluarga.
  • Istri: Memiliki proporsi sebesar 1.828 jiwa (19,23%).
  • Anggota Keluarga Inti (Suami, Istri, Anak): Mendominasi profil sosial kelurahan dengan angka persentase mencapai lebih dari separuh penduduk, yakni 82,79%.

Dengan total jajaran keluarga mencapai 2.930 keluarga dan rata-rata anggota keluarga sebesar 2,89 jiwa/keluarga, pemahaman struktur ini menjadi modal dasar bagi kami untuk menyusun program ketahanan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran.
 
Kondisi demografi dan kemasyarakatan yang terdata secara komprehensif ini menjadi instrumen krusial bagi Pemerintah Kelurahan Sukorame dalam mengoptimalkan pelayanan publik, memahami struktur sosial, serta merencanakan program peningkatan kesejahteraan keluarga yang merata dan berkelanjutan.
 
Bersama DATA, Kita Bangun Sukorame yang Lebih Baik!
Selengkapnya klik link berikut: https://bit.ly/DataAgregatSukorame2024-2025